Langkah 1: Hubungkan akun toko ke Odoo
Langkah pertama adalah menghubungkan akun penjual di marketplace ke Odoo melalui koneksi resmi yang disediakan platform tersebut, lalu memberi otorisasi akses untuk membaca data pesanan dan memperbarui informasi stok. Proses ini cukup dilakukan sekali untuk setiap toko yang ingin dihubungkan.
Langkah 2: Petakan produk dan SKU
Setiap produk yang terdaftar di marketplace dipetakan ke produk atau SKU yang sesuai di Odoo. Pemetaan ini penting agar sistem tahu persis item mana di gudang yang dimaksud setiap kali ada pesanan masuk, terutama jika nama produk di marketplace berbeda dari penamaan internal.
Ilustrasi layar pemetaan produk marketplace ke SKU Odoo
Langkah 3: Pesanan masuk otomatis menjadi sales order
Saat pembeli melakukan pemesanan di marketplace, Odoo otomatis membuat sales order dengan produk, pelanggan, dan status yang sesuai, mengikuti tahapan pesanan di marketplace mulai dari dibayar, dikemas, hingga dikirim. Tim gudang cukup memproses dari satu sistem, tanpa membuka aplikasi marketplace secara terpisah untuk setiap pesanan.
Ilustrasi pesanan marketplace yang otomatis masuk sebagai sales order
Gambar di atas adalah ilustrasi tampilan, bukan tangkapan layar sistem produksi klien.
Langkah 4: Stok tersinkron dua arah
Setiap pergerakan stok di Odoo, baik dari penjualan di kanal lain, pembelian, maupun penyesuaian manual, otomatis diperbarui ke tampilan stok di marketplace, begitu pula sebaliknya. Sinkronisasi dua arah ini mencegah oversell ketika produk yang sama dijual di banyak kanal sekaligus.
Manfaat dibanding input manual per kanal
- Tidak perlu lagi memasukkan ulang pesanan marketplace satu per satu ke sistem internal.
- Risiko oversell berkurang karena stok yang ditampilkan di marketplace selalu mengikuti stok aktual di gudang.
- Satu sumber data stok dan penjualan untuk seluruh kanal, baik toko fisik, website, maupun marketplace.